Jangan Remehkan Gusi Berdarah! Kenali Tanda Awal Penyakit Gusi

Melihat darah saat menyikat gigi atau flossing mungkin sering dianggap sepele oleh sebagian orang. Namun, Jangan Remehkan Gusi Berdarah, karena ini adalah salah satu tanda paling umum dan penting dari masalah kesehatan gusi, yang jika dibiarkan dapat berkembang menjadi penyakit gusi serius. Artikel ini akan mengupas mengapa pendarahan gusi adalah peringatan yang harus diperhatikan dan bagaimana mengenali tanda-tanda awal penyakit gusi di tahun 2025.

Gusi berdarah paling sering disebabkan oleh penumpukan plak bakteri di sekitar garis gusi. Plak adalah lapisan lengket tidak berwarna yang terbentuk terus-menerus di gigi. Jika plak tidak dibersihkan secara teratur melalui menyikat dan flossing, bakteri di dalamnya akan mengiritasi gusi, menyebabkan peradangan yang dikenal sebagai gingivitis. Inilah tahap awal penyakit gusi. Jangan Remehkan Gusi Berdarah sebagai indikasi awal gingivitis, karena pada tahap ini, kondisi gusi masih bisa pulih sepenuhnya dengan perawatan yang tepat. “Pendarahan gusi adalah sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Semakin cepat ditangani, semakin baik hasilnya,” jelas Dr. Ayu Lestari, seorang periodontis dari RS Gigi Sehat, dalam sebuah seminar daring pada Rabu, 11 Juni 2025, pukul 10.00 WIB.

Selain pendarahan, ada beberapa tanda awal lain dari penyakit gusi yang perlu Anda kenali:

  • Gusi Merah atau Bengkak: Gusi yang sehat berwarna merah muda pucat dan tampak kencang. Jika gusi Anda terlihat merah menyala atau bengkak, ini adalah tanda peradangan.
  • Gusi Terasa Nyeri atau Lunak: Anda mungkin merasakan nyeri atau ketidaknyamanan saat menyikat, makan, atau bahkan saat disentuh.
  • Bau Mulut Persisten: Akumulasi bakteri di bawah gusi dapat menghasilkan bau mulut kronis yang tidak hilang dengan menyikat gigi.
  • Gusi Menurun (Resesi Gusi): Ini adalah tanda penyakit gusi yang lebih parah, di mana gusi mulai menjauhi permukaan gigi, membuat gigi tampak lebih panjang.
  • Gigi Terasa Goyang: Pada tahap periodontitis yang parah, tulang yang menopang gigi mulai rusak, menyebabkan gigi menjadi goyang.

Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa tanda di atas, Jangan Remehkan Gusi Berdarah dan segera konsultasikan dengan dokter gigi. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah gingivitis berkembang menjadi periodontitis, di mana infeksi menyebar ke tulang dan ligamen yang menopang gigi, yang bisa berujung pada kehilangan gigi. Petugas kesehatan dari Puskesmas Harapan Bangsa telah melakukan pemeriksaan gigi gratis dan edukasi tentang kesehatan gusi pada masyarakat di Balai Desa Sukamaju pada Selasa, 10 Juni 2025, sebagai bagian dari program pencegahan.

Meskipun Jangan Remehkan Gusi Berdarah, sebagian besar kasus dapat dicegah dan diobati dengan kebersihan mulut yang baik, yaitu menyikat gigi dua kali sehari, flossing setiap hari, membersihkan lidah, dan kunjungan rutin ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali. Ingat, gusi yang sehat adalah fondasi bagi gigi yang kuat dan senyum yang indah.