Kita seringkali tanpa sadar melakukan kebiasaan buruk sehari-hari yang perlahan-lahan merusak kesehatan rambut. Dari cara kita menyisir hingga pilihan produk, setiap tindakan kecil dapat meninggalkan dampak signifikan pada kekuatan, kilau, dan pertumbuhan rambut. Mengenali kebiasaan buruk ini adalah langkah pertama untuk mengubahnya dan mengembalikan vitalitas pada mahkota kepala Anda. Seringkali, kerusakan ini tidak langsung terlihat, melainkan menumpuk seiring waktu hingga rambut menjadi rapuh dan kusam.
Salah satu kebiasaan buruk yang paling umum adalah menyisir rambut saat masih basah dengan kasar. Rambut basah berada dalam kondisi paling rapuh karena kutikulanya terbuka. Menyisir atau menggosoknya dengan handuk secara agresif dapat menyebabkan helai rambut meregang, patah, atau bahkan tercabut dari akarnya. Lebih baik keringkan rambut dengan handuk secara lembut (menekan-nekan, bukan menggosok) dan gunakan sisir bergigi jarang atau jari Anda untuk mengurai kekusutan setelah rambut agak kering. Biarkan rambut mengering secara alami bila memungkinkan, atau gunakan hairdryer dengan pengaturan suhu rendah dan jarak yang aman.
Kemudian, ada kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang secara terus-menerus. Gaya rambut seperti kuncir kuda atau bun yang sangat ketat dapat menciptakan tekanan berlebihan pada folikel rambut. Kondisi ini, yang dikenal sebagai traction alopecia, dapat menyebabkan rambut rontok di area yang tertekan secara kronis. Jika terus-menerus dilakukan, kerontokan bisa bersifat permanen. Cobalah untuk mengikat rambut dengan lebih longgar, gunakan karet rambut yang lembut tanpa logam, dan sesekali biarkan rambut tergerai bebas untuk mengurangi tekanan. Sebuah survei yang dilakukan di sebuah klinik rambut di Jakarta pada 25 Mei 2025 mengungkapkan bahwa lebih dari 40% kasus traction alopecia pada wanita di bawah 30 tahun disebabkan oleh gaya rambut yang terlalu ketat.
Mengabaikan alat penata rambut bertenaga panas atau tidak menggunakan pelindung panas juga merupakan kebiasaan buruk yang sangat merusak. Suhu tinggi dari catokan, pengeriting, atau hairdryer dapat menguapkan kelembapan alami rambut, merusak protein keratin, dan menyebabkan rambut kering, rapuh, serta bercabang. Selalu gunakan heat protectant sebelum menggunakan alat-alat ini dan setel suhu ke level terendah yang efektif. Selain itu, kebiasaan mencuci rambut dengan air terlalu panas juga dapat melucuti minyak alami rambut, membuatnya kering.
Terakhir, kurangnya perhatian pada diet dan hidrasi tubuh juga merupakan kebiasaan buruk yang memengaruhi kesehatan rambut dari dalam. Rambut membutuhkan nutrisi seimbang—protein, vitamin, dan mineral—serta asupan air yang cukup untuk tumbuh kuat dan sehat. Dengan mengubah kebiasaan buruk ini dan menerapkan praktik perawatan yang lebih baik, Anda akan melihat perbedaan signifikan pada kekuatan, elastisitas, dan kilau rambut Anda dalam beberapa minggu.
